Postingan

CERPENKU

SUMUR KERAMAT KEBON DAYE Lebaran telah usai dan musim kawinpun tiba. Para pria yang merasa dirinya sudah mantap akhirnya segera menyunting kekasihnya, salah satunya si Dadang yang akhirnya melepas masa lajangnya dengan menyunting seorang gadis di seberang gubuk. Dadang adalah Putra sulung seorang tokoh terkenal di Gubuknya, Bapakanya menyandang gelar sebagai Kepala Desa di Desa tersebut, maka tidak heran banyak sekali yang mengenal dirinya. Si Dadang sangat terkenal dengan sikap rendag hati dan keramahannya pada masyarakat . Isu-isu akan terjadinya gawe beleq di acara pernikahan Dadang pun terdengar ke telinga  masyarakat, semua yang medengar berita tersebut pun menyambutnya dengan bersorak ria karena warga kampung sangat antusias dengan gawe beleq si Dadang. “Huleeeeeeeeeeeeeeeeehhhhh gawe beleq akan berlangsung semetoonnnnnnn…!” “Piak peraje beleq dait peraje gejeq…! “gaweeeeee besapaq bejulu..! (ucap warga kampung sambil bersorak-sorak) Gawe beleq sangat identik dengan gawe besa...

Mengenal Kemaliq Ranget

                           Kemaliq Ranget       Me nelusuri dari googlemap, ada sebuah lokasi yang sedikit membingungkan, yakni pura Ranget. Setahu saya, di tempat tersebut tidak ada masyarakat yang beragama selain Islam. Lalu mengapa ada bangunan pura di tempat itu. Akhirnya saya mencoba menelusuri lebih jauh dengan datang langsung ke lokasi, dan mewancarai Kepala Dusun Ranget, Bapak Septori Wirawan.    Benar saja. Pak Kadus dengan tegas mengatakan bahwa warganya tidak ada yang beragama selain Islam. Persoalan pura Ranget menurutnya, merupakan konflik berkepanjangan antara masyarakat setempat sebagai pemilik dengan masyarakat pendatang yang mengaku memiliki sebidang tanah di seputaran kemaliq.  “Masyarakat setempat dan para ahli waris tidak pernah menjual tanahnya, tapi anehnya mereka sudah memiliki sertifikat tanah. Anehnya lagi, tanah tersebut juga dimiliki oleh sebuah perusahaan air m...

Mengenal Kemaliq Ranget berdasarkan aspek Budaya dan Mitologi Islam

                        “Kemaliq Ranget”                            Penulis: Baiq Nurissyami      Hey hey.. Tahukah anda dikutip dari laman Wikipedia, Indonesia memiliki sekitar 300 kelompok etnis, yang tiap-tiap etnis memiliki warisan budaya yang berkembang selama berabad-abad, dipengaruhi oleh kebudayaan India, Arab, Tiongkok, Eropa, dan termasuk kebudayaan sendiri yaitu Melayu. Contoh khususnya di pulau Lombok sendiri yang dikenal kaya akan kebudayaan yang salah satunya “Kemaliq Ranget” yang memiliki aspek Budaya dan Mitologi Islam didalamnya. “Kemaliq Ranget” ini berada di Dusun Ranget, Desa Sesaot, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, NTB.      Kemaliq Ranget merupakan sebuah Prasasti warisan para leluhur zaman dahulu yang bernama Baloq Alisah atau yang lebih dikenal dengan nama Baloq Dendeq. Kemaliq ini merupakan sebu...